1.4 Musim hujan
Musim hujan datang..
Kota Malang menjadi sangat dingin dan basah, sepulang kerja terkadang aku menyempatkan untuk bertemu dengan teman-temanku nongkrong disebuah beer house, aku berangkat mengendarai motor matic ku dengan menggunakan mantel hujan, sesampainya aku memarkir motor dan segera berlari masuk ke dalam beer house, karena diluar hujan dan dingin.
Kemudian sambil berdiri kedinginan di pintu masuk aku menebarkan pandangan mencari dimana teman-temanku berada, tak lama seorang teman melambai kearahku, aku menghampiri mereka dan duduk, berbincang kesana kemari dengan teman-temanku membuat aku melupakan rasa lelah seharian bekerja.
Beberapa menit setelah duduk dan memesan minuman, tiba-tiba mataku tertuju kepada seorang cowok berbadan tinggi besar, dengan raut muka dan pandangan yang sangat ramah, aku pikir sudah lama aku ga memperhatikan cowok disekitarku, kenapa juga tiba-tiba jadi ingin melihat kearahnya (heran), loh, eh, dia melayangkan senyum lembut ke arahku, aku tertegun, bingung (aku harus ngapain?)
Akhirnya setelah beberapa detik berpikir, aku membalas senyumannya dengan tampang malu dan dan salah tingkah, seketika aku spontan mengarahkan jari telunjuk ke arah hidungku sambil menggerak kan bibir dan berkata "aku?" karena aku masih heran dan takut ternyata dia mengarahkan senyum ke orang lain, dan dengan tenang dia mengangguk, aku lega ternyata memang dia tersenyum ke arahku.huff..
Saat aku senyum-senyum ternyata temanku reni memperhatikan aku, kemudian reni mengambil arah pandangan mataku kemudian melihat ke arah cowok itu dan bertanya "emang km kenal dia?" tanyanya,
aku bisikin reni
"enggak, dia duluan yang senyum"
reni tertawa dan berkata dengan sangat lantang
"eh temen-temen nay sekarang udah mulai suka sama cowok loh"
seketika teman-temanku yang lain tertawa, aku mencubit lengan reni sebal
"ren, jangan gitu dong, malu lah aku"
reni berkata
"kenapa? Takut cowok itu denger? Gapapa kali, sekalian biar tau dia kalo km jomblo"
ya bukannya dia tau aku jomblo kali, yang ada nanti dia pikir aku ga suka sama cowok, Huff sebel.
ya bukannya dia tau aku jomblo kali, yang ada nanti dia pikir aku ga suka sama cowok, Huff sebel.
Setelahnya aku masih merasa cowok itu masih sering menatap ke arahku, tapi aku pura-pura tidak tahu dan melanjutkan obrolan bersama teman-teman.
Lanjut ke 1.5

Komentar
Posting Komentar